Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » PRODUK » PERTANIAN » POC NASA

POC NASA

Ditambahkan pada: 21 February 2019 / Kategori:
OFF 20%
Kode : NASA
Berat : 700 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 116 kali
Review : Belum ada review
Pilihan tersedia
Tentukan Pilihan!

# POC NASA

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout

Deskripsi POC NASA

POC NASA – Natural Nusantara amat berkompeten didalam pengembangan produk organik, berawal berasal dari bermacam masalah yang muncul pada pertanian di Indonesia. Pupuk organik cair (POC NASA) udah terbukti bisa menangani situasi lahan dan tanaman yang kurang subur akibat pemanfaatan pupuk dan pestisida kimia didalam jangka sementara panjang.

Telah banyak efek yang ditimbulkan akibat penggunaan pupuk kimia, oleh gara-gara itu PT. Natural Nusantara menjawab tantangan ini dengan produksi product pupuk organik cair untuk mengembalikan suasana tanah yang subur dan hasil panen lebih memiliki kualitas dan meningkat.

POC NASA terbuat dari ekstraksi bahan-bahan organik murni 100%, layaknya limbah ternak, unggas, limbah tanaman, yang dikombinasikan dengan bumbu-bumbu yang punya kandungan zat alami penyubur yang diproses dengan teknologi terkini dan mengusung komitmen Zero Emision Concept.

Jenis-jenis Tanah

Tanah merupakan sarana dan tidak benar satu material yang punya kandungan butiran mineral padat di dalamnya. Tanah berasl dari pelapukan bahan organik serta beridsi zat cair dan gas yang isikan area terhadap partikel padat. Tanah mempunyai banyak sekali jenis-jenis, tetapi terhadap biasanya tanah terbagi atas dua bagian yaitu tanah kohesif dan tanah tidak kohesif. Contoh tanah kohesif adalah tanah lempung, sedangkan tanah tidak kohesif adalah tanah yang berpasir.

Tanah berdasarkan kesuburannya dapat dibedakan jadi empat, yaitu tanah muda, tanah dewasa, tanah tua dan tanah benar-benar tua. Tanah muda adalah tanah yang punya kandungan unsur hara benar-benar sedikit agar tidak cukup subur. Tanah Dewasa adalah tanah yang benar-benar subur dan bagus dan dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian. Tanah model ini mempunyai takaran unsur hara dan nutrisi yang bagus untuk pertumbuhan tanaman. Tanah tua adalah tanah yang udah merasa menyusut kesuburannya. Sedangkan tanah benar-benar tua adalah tanah yang tidak subur.

Berdasarkan asalnya tanah dibedakan jadi dua yaitu tanah organik dan anorganik. Tanah organik adalah tanah yang berasal dari pelapukan dan sisa tanaman serta berasal dari kulit organisme yang udah mati. Tanah anorganik adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan baik secara kimiawi maupun secara fisik. Tekstur dari tanah organik adalah lunak, dan mudah beralih wujud selagi dijalankan penekanan. Contoh tanah ini ialah tanah gambut.

Contoh dari tanah anorganik antara lain layaknya yang dapat ditemukan terhadap tanah liat, tanah entisol dan lainnya. Tanah ini warnanya hitam pekat, kecoklatan, merah bata, kuning, putih. Warna ini terkait dari takaran mineral yang terkandung di dalamnya.

Berikut ini adalah jenis-jenis tanah yang terhadap biasanya tersedia di Indonesia:

Tanah humus

Tanah humus adalah tanah yang terbentuk dari lapukan tumbuhan. Jenis tanah ini benar-benar sesuai untuk pertanian. Tanah yang terbentuk dari pelapukan daun dan batang pohon ini adalah tanah yang benar-benar subur dan sesuai digunakan untuk lahan penanaman tanaman. Tanah model ini biasanya ditemukan di area hutan hujan tropis.

Tanah humus mempunyai karakteristik tanah yang berwarna gelap dan benar-benar subur serta gembur. Tanah humus yang baik mempunyai daya serap yang bagus agar sesuai digunakan sebagai lahan bagi tumbuhnya tanaman. Di area Indonesia banyak ditemukan model tanah humus gara-gara Indonesia mempunyai iklim tropis.Tanah humus mempunyai banyak sekali faedah yang dapat ditemukan, yaitu sebagai sumber nutrisi bagi tanaman gara-gara dapat mengikat zat-zat yang berbentuk beracun, dan dapat menopang menambah takaran air tanah. Selain itu tanah humus dapat menahan tanah tergerus dan menambah aerasi tanah agar dapat digunakan sebagai pupuk alami.

Tanah andosol

Tanah andosol adalah tanah yang terbentuk gara-gara proses vulkanik terhadap gunung berapi. Tanah ini termasuk sesuai untuk lahan pertanian. Tanah andosol merupakan tanah yang punya kandungan mineral dan bahan organik yang tinggi dan mempunyai karakteristik yaitu tanahnya gembur, licin, daya serap airnya sedang, memilki kelembapan yang tinggi, berwarna cokelat sampai hitam. Tanah ini kaya termasuk dengan unsur hara agar bagus untuk tumbuh tanaman.

Tanah aluvial

Tanah aluvial atau tanah endapan adalah tanah yang dibentuk dari lumpur sungai yang mengendap di dataran rendah. Jangan salah, tanah ini termasuk dapat digunakan sebagai lahan pertanian. Tanah aluvial ini terbentuk dari pengendapan lumpur sungai yang terletak terhadap dataran yang rendah. Tanah model ini sangatlah sesuai untuk lahan pertanian gara-gara tanah ini benar-benar subur dan punya kandungan unsur hara yang sesuai untuk kehidupan tanaman.

Tanaman yang dapat tumbuh terhadap model tanah ini biasanya adalah padi, palawija, tebu, kelapa, dan buah-buahan. Tanah model ini paling banyak ditemui di area Sumatra bagian Timur, Jawa, dan Papua. Tanah model ini mempunyai faedah dapat melancarkan irigasi, dan berfaedah sebagai lahan pertanian gara-gara dapat menyimpan cadangan air. Tanah aluvial memudahkan di dalam produksi tanah untuk ditanami dan bercocok tanam.Ciri-ciri yang dapat ditemukan dari tanah aluvial adalah berwarna cokelat, banyak punya kandungan mineral agar mudah menyerap air, dan mempunyai wujud layaknya tanah liat. Kandungan asam di di dalam tanah ini dibawah 6. Dan takaran kuantitas fosfor dan kalium di di dalam tanah ini sangatlah rendah terhadap area dengan curah hujan yang rendah.

Tanah aluvial benar-benar mudah untuk proses pengolahan agar dapat menghimpit ongkos produksi, tak sekedar itu teksturnya yang layaknya tanah simak menyebutkan bahwa epipedon tanah aluvial tidak mempunyai struktur. Tanah ini terdiri dari beberapa bahan induk yaitu tanah aluvial pasir, tanah liat, kapur, basa dan asam.

Tanah grumusol

Tanah grumusol adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan kapur dan tuffa vulkanik. Tanah model ini tergolong tanah yang tidak subur gara-gara takaran organik di di dalam tanah model ini rendah. Tanah ini terbentuk dari batuan induk kapur dan tuffa vulkanik yang biasanya berbentuk basa agar tidak tersedia kegiatan organik di di dalam tanah ini. Tanah ini jadi benar-benar miskin bakal unsur hara dan unsur organik lainnya.

Sifat kapur di di dalam tanah ini menyerap seluruh unsur hara yang tersedia di di dalam tanah agar takaran kapur tingginya dapat jadi racun bagi tumbuhan. Tanah ini mempunyai pembawaan dan karakteristik serupa layaknya batuan induknya. Pelapukan yang berlangsung itu cuman membuat perubahan fisik dan teksturnya saja yang sebelumnya terikat secara rapat lantas jadi lebih longgar gara-gara tergoda oleh segi layaknya cuaca, iklim, dan lainnya.Tekstur tanah ini layaknya lempung yaitu sedikit keras, tetapi mudah dibentuk, pecah dan hancur. Penyusun utama batuan induk dari di dalam tanah grumusol adalah kapur agar mempunyai PH yang berbentuk basa. Hanya terhadap beberapa suasana khususnya kalau udah tercampur dengan abu vulkanik yang berbentuk sedikit asam, maka pH tanah ini dapat berada di area netral. Jadi segi yang pilih tingkat keasaman yaitu pembawaan bawaan dan penyebab yang berasal dari luar layaknya abu vulkanik tadi.

Tanah podzolit

Tanah podzolit adalah tanah yang terkandung terhadap area pegunungan yang mempunyai curah hujan tinggi dan suhu yang rendah. Sebenarnya tanah ini adalah model tanah yang subur. Tanah model ini dapat dijumpai di area Sumatra, Jawa Barat, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua.

Tanah model ini mempunyai ciri yaitu punya kandungan sedikit unsur hara, tidak subur, dan warna tanahnya merah sampai kuning. Tanah ini termasuk dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman jambu mete. Namun tanah ini tidak sesuai untuk ditanami tanaman semusim gara-gara takaran unsur K, Ca dan Mg sangatlah rendah. Kandungan organik di di dalam tanah ini rendah dan hanya dijumpai di permukaan tanah saja. Selain itu tanah ini hanya dapat menyimpan sedikit air dan di dalam selagi singkat, agar mudah sekali kekeringan.

Tanah laterit

Tanah laterit adalah tanah yang udah tua dan kaya bakal zat besi dan alumunium. Unsur hara di di dalam tanah ini udah hilang gara-gara selagi lama terguyur air hujan membuatnya tidak lagi subur. Tanah laterit adalah tanah yang udah kehilangan kesuburan dan unsur haranya gara-gara larut terbawa air hujan dengan intensitas yang tinggi.

Tanah laterit punya kandungan bahan organik tingkat sedang agar berpengaruh terhadap kesuburan tanah. Meskipun mudah menyerap air tetapi kebolehan dan karakteristik tanah ini berbeda-beda. Jika diukur dari usianya anda harus dapat mengetahui tanah yang usianya benar-benar lama bakal banyak kehilangan unsur haranya.Tanaman yang biasanya ditumbuhkan di tanah ini antara lain adalah jagung, singkong, kopi, coklat, kelapa sawit dan palawija. Jika tidak digunakan sebagai lahan pertanian, tanah model ini termasuk dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan bahan campuran bermacam komponen. Tanah ini dapat digunakan sebagai cadangan air dan dapat digunakan termasuk untuk mengelola air buangan sampah.

Tanah vulkanik

Tanah model ini adalah tanah yang terbentuk dari ada pergantian iklim, topografi dan ada kegiatan vulkanik. Tanah ini dapat subur kalau ditanami pepohonan dan dibuat irigasi. Tanah vulkanik terdiri dari dua model yang berlainan yaitu tanah vulkanik regosol yang mempunyai warna abu-abu sampai kuning. Tanah vulkanik regosol tidak punya kandungan bahan organik dan cenderung benar-benar sedikit.

Sedangkan tanah Latosol adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan sedimen dan metamorf. Tanah ini tergolong tanah yang tidak subur gara-gara punya kandungan zat besi dan alumunium yang tinggi. Warnanya merah sampai kuning.Manfaat tanah ini di bidang pertanian adalah sebagai penyubur tanah gara-gara tanah vulkanik yang baik punya kandungan banyak unsur hara yang dapat menutrisi tanaman. Di area ini anda bakal memperoleh hasil panen yang bagus. Selain anda dapat menanam dengan mudah, sumber nutrisi dari di dalam tanah ini bakal sebabkan hasil panen anda berlimpah.

Tanah mediterian

Tanah ini punya kandungan kapur yang benar-benar tinggi dan tidak dapat ditanami. Tanah ini mempunyai tingkat kesuburan yang rendah dan terbentuk dari proses pelapukan batuan kapur. Adapun model tanah ini dapat ditemui di Nusa Tenggara, Maluku, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tanah ini merupakan batuan induk yang berbentuk batuan beku berkapur.

Karena tanahnya yang merupakan batuan induk berbentuk batuan beku berkapur maka tanah ini punya kandungan banyak senyawa karbonat yang benar-benar tinggi. Warna dari tanah ini biasanya merah kekuningan dan tersedia pula yang berwarna abu-abu. Jenis tanah ini layaknya lempung dan mempunyai pembawaan asam.Tanah mediterian ini punya kandungan banyak sekali mineral layaknya besi, air, alumunium, dan senyawa organik lainnya yang dapat menopang menyuburkan tanah. Tanah ini mempunyai pH diatas 7. Termasuk di dalam golongan tanah yang alkalis dan dapat mengikat fosfat. Tidak seluruh tanaman dapat tumbuh baik terhadap tanah ini.

Tanah pasir

Tanah pasir adalah tanah yang terbentuk dari batuan beku dan batuan sedimen yang mempunyai butiran kasar dan berkerikil. Tanah model ini tidak subur dan tidak dapat digunakan untuk pertanian. Tanah ini berasal dari batuan yang udah membeku dan batuan sedimen yang terdiri atas butiran kasar layaknya kerikil dan batu berukuran kecil.

Ciri-ciri dari tanah model ini adalah punya kandungan banyak butiran pasir dan benar-benar mudah di dalam menyerap air. Jarang sekali tersedia tumbuhan yang dijumpai di tanah model ini gara-gara tanah pasir benar-benar sukar ditanami tumbuhan. Umumnya tanah pasir banyak digunakan untuk bahan bangunan rumah, kantor, dan bangunan lainnya.Tanah ini tidak sesuai dijadikan sebagai lahan pertanian gara-gara terhadap tanah pasir tidak dijumpai ada nutrisi untuk pertumbuhan tanaman. Karena sifatnya yang mudah menyerap air, tanah pasir tidak dapat menyimpan air untuk selagi lama. Tanaman yang tumbuh di tanah ini tidak bakal dapat bertahan lama.

Bentuk POC NASA

Pupuk cair ini udah berbentuk ion agar mudah diserap oleh tanaman dan dapat langsung berkhasiat untuk menambah hasil panen. Berwarna coklat kehitaman layaknya air teh kental. Bau dari POC NASA tidak begitu menyengat dan cenderung layaknya bau minuman segar.

POC NASA terbuat dari bahan pilihan yaitu rumput-rumputan dan tumbuhan lain yang bergizi tinggi dan berfaedah untuk tanaman. Hal ini disita dari filosofi alam, yaitu pupuk kandang. Pupuk kandang berasal dari rumput yang dimakan sapi dan nampak jadi pupuk kandang. Sedangkan POC NASA rumput-rumputan yang diolah mesin sesuai dengan proses terjadinya pupuk kandang, dan gara-gara diolah dengan mesin maka hasilnya lebih banyak dan lebih bagus dari pupuk kandang.

Manfaat POC NASA

  • Menjadikan tanah yang keras berangsur-angsur jadi gembur
  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman serta kelestarian lingkungan / tanah (aspek K-3: Kuantitas, Kualitas, Kelestarian)
  • Memberikan seluruh model unsur makro dan unsur mikro lengkap
  • Merlarutkan sisa pupuk kimia di tanah (dapat dimanfaatkan tanaman)
  • Setiap 1 liter POC NASA mempunyai faedah unsur hara mikro setara dengan 1 ton pupuk kandang
  • Dapat kurangi penggunaan Urea, SP- 36 dan KCI + 12,5% – 25%
  • Membantu pertumbuhan mikrrorganisme tanah yang berfaedah bagi tanaman (cacing tanah, penici glaucum, dan lain-lain).
  • Memacu pertumbuhan tanaman dan akar, merangsang pengumbian, pembungaan dan pembuahan serta kurangi kerontokan bunga dan buah (mengandung hormon / ZPT Auksin, giberellin, dan sitokinin)
  • Meningkatkan bobot unggas (ayam, bebek, dan lain-lain), ternak besar (sapi, kambing, dan lain-lain), ikan serta udang.
  • Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit
  • Membantu pembentukan pakan alami ikan dan udang (plankton)
  • Meningkatkan nafsu makan unggas, ternak, dan ikan atau udang

Kandungan POC NASA

Kandungan utama

N 0,12%, K 0,31%, P205 0,03%, S 0,12%, Ca 60,40 ppm, CI 0,29%, Mg 16,88 ppm, Mn 2.46 ppm, Fe 12.89 ppm, Cu < 0.03 ppm, Zn 4.71 ppm, Na 0.15 %, B 60.84 ppm, Si 0.01 %, Co < 0.05 ppm, Al 6.38 ppm, NaCl 0.98 %, Se 0.11 ppm, As 0.11 ppm, Cr < 0.06 ppm, Mo < 0.2 ppm, V < 0.04 ppm, SO4 0.35 %, C/N ratio 0.86 %, ph 7.5, Lemak 0.44 %, Protein 0.72 %

Kandungan lain

  • Asam-asam organik (humat 0,01%, vulvat, dan lain-lain)
  • Zat perangsang tumbuh : auksin, giberelin, sitokinin

Gunakan dan dapatkan faedah dari POC NASA sebagai acuan Anda di dalam mempunyai keuntungan lebih besar. Dapatkan POC NASA hanya dari distributor resmi PT. Natural Nusantara (NASA).

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

—————————————————-

TELP/SMS/WA 0853 3549 0650

Tags:

Belum ada review untuk POC NASA

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait POC NASA

OFF 20%
Rp 60.000 Rp 75.000
Ready Stock / GREES
OFF 20%
Rp 48.000 Rp 60.000
Ready Stock / BVR

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
Best Seller
OFF 25%
Rp 150.000 Rp 200.000
Ready Stock / HBLCREAM
SIDEBAR
ORDER VIA WHATSAPP